Mengenal Kuesioner yang Bersifat Terstruktur Terbuka

Hai warga PalComTech yang super! Salam semangat dan salam super!.

Kali ini kita akan coba bahas tentang kuesioner yang biasa dilampirkan dalam proses pengujian dan implementasi sistem informasi. Kuesioner yang dibahas dalam tutorial ini merupakan kuesioner terstruktur yang bersifat terbuka. Maksudnya, dikatakan terstruktur karena daftar urutan pertanyaan yang diajukan dibuat sama untuk semua responden. Responden dibatasi untuk memilih salah satu dari beberapa pilihan jawaban dalam kuesioner. Dikatakan bersifat terbuka karena tujuan pertanyaan yang diajukan sudah jelas. Semua pertanyaan dirancang untuk melihat sikap dari jawaban responden terhadap pertanyaan tersebut.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat pertanyaan dalam kuesioner, diantaranya:

  1. Pastikan Anda memahami isu dan tujuan pengajuan kuesioner.
  2. Gunakan kata-kata yang sederhana, menarik dan tidak mengandung arti ganda (ambigu).
  3. Gunakan pertanyaan terbuka yang hanya memerlukan jawaban singkat diawal kuesioner. Dilanjutkan dengan pertanyaan yang lebih rinci dan sensitif diakhir kuesioner.
  4. Lakukan pengurutan terhadap daftar pertanyaan tersebut dengan memberi nomor urut. Hal ini juga digunakan untuk mempermudah pengolahan data dan analisis hasil kuesioner.
  5. Buatlah petanyaan-pertanyaan yang saling mendukung untuk melihat kemungkinan konsistensi jawaban responden. Hal ini juga dapat dijadikan filter pertama untuk validasi data kuesioner.
  6. Lakukan pengujian awal secara pribadi dan eliminasi pertanyaan yang tidak memberikan informasi penting berkaitan dengan penelitian yang dilakukan.
  7. Mintalah komentar dari responden atau pewawancara lainnya untuk menemukan masalah dalam kuesioner tersebut, dan revisilah kuesioner tersebut jika diperlukan.

Berikut adalah contoh pertanyaan yang diajukan dalam kuesioner terstruktur terbuka.

No.

Pertanyaan

Beri tanda √ pada pilihan jawaban

STS

TS

S

SS

1

Aplikasi ini menyediakan berbagai alat bantu untuk Anda memperbaiki kesalahan yang terjadi.

2

Seluruh data yang telah disimpan dalam aplikasi ini dapat dikonversikan kedalam format aplikasi yang berbeda.

3

Anda sering mengalami kesulitan dalam proses konversi data pada aplikasi ini ke dalam format aplikasi yang berbeda.

4

Sering terjadi ketidak sesuaian antara data yang diinput dengan data yang disimpan dalam Aplikasi ini.

5

Fungsi dari setiap tombol dan tab halaman dalam tampilan aplikasi ini mudah untuk dipahami.

6

Aplikasi ini dilengkapi dengan buku panduan yang lengkap.

7

Buku panduan penggunaan aplikasi ini sulit dipahami.

8

Buku panduan penggunaan aplikasi ini membantu Anda dalam menggunakan aplikasi ini.

9

Ketika perangkat lunak mengalami kegagalan (failure), penyebab utama kegagalan atau kesalahan dapat diidentifikasi dengan mudah.

10

Untuk mengaktifkan Aplikasi Pendataan Pendidikan Dasar ini hanya dibutuhkan waktu yang singkat.

11

Aplikasi ini dapat diinstal dengan mudah di komputer pribadi Anda.

Jawaban dari daftar pertanyaan diatas dapat diberi skor / nilai berdasarkan beberapa jenis skala pengukuran. Salah satu skala pengukuran yang paling sering digunakan untuk melihat sikap responden terhadap pertanyaan tersebut adalah skala Likert, Guttman, atau Differensial Semantik. Untuk pembahasan mengenai penskoran dalam kuesioner, silahkan Anda akses ke alamat:

  1. Mengenal Pemodelan Skala Sikap “Likert” Untuk Perhitungan Dan Analisa Hasil Kuesioner
  2. Contoh Terapan Perhitungan Manual dan Analisa Hasil Kuesioner Menggunakan Skala Likert

Demikian pembahasan mengenai kuesioner kali ini. Selamat berkreasi dalam karya ilmiah Anda. Sampai jumpa di tutorial selanjutnya, selamat mencoba dan semoga bermanfaat. Jika kamu suka tutorial ini, share ke teman-teman kamu ya :).

Febria Sri Handayani

Beliau merupakan dosen di STMIK PalComTech yang mengajar khusus pada mata kuliah pemprograman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

[+] kaskus emoticons nartzco


Shares